Laman

Selasa, 17 Juli 2012

MENAKLUKKAN STRES YANG DIHADAPI OLEH ANAK


Anak seringkali merasa stres saat dihadapkan pada tekanan atau masalah. Mereka tidak tahu harus berbuat apa.

Disinilah peran orang tua sangat diperlukan untuk membimbing anak lepas dari problema dan tekanan hidup mereka.

Contohnya, saat berlangsungnya Ujian Nasional. Banyak dari orang tua yang menekan anaknya agar berprestasi tinggi dan jika gagal akan dimarahi habis-habisan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan anak stres saat di sekolah khususnya saat Ujian Nasional berlangsung, diantaranya:

- Tekanan dari orang tua
Setiap orang tua ingin yang terbaik bagi anak mereka namun seringkali mereka justru menekan anak dengan keinginan tersebut.

Orang tua cenderung menekan mereka dengan memberikan les-les yang penuh sehingga mempengaruhi perkembangan, kesehatan, dan mental mereka.

- Tekanan dari guru
Seorang guru akan sangat bangga saat melihat anak didiknya lulus namun bukan berarti harus menekan mereka.

Kadang kala, ini juga sangat terkait dengan reputasi sekolah atau guru yang bersangkutan. Guru akan sangat malu jika salah satu anak didiknya tidak lulus atau memiliki nilai yang tidak memuaskan.

- Tekanan dari teman anak
Teman juga sering kali menekan dengan tingkat persaingan yang tinggi. Alhasil, mereka akan melakukan apapun untuk memenangkan persaingan ini termasuk mencontek.

- Tekanan dari si anak sendiri
Melihat kecenderungan untuk selalu berpretasi maka mereka berusaha sekuat tenaga untuk berhasil sehingga jika gagal atau tidak sesuai harapan mereka akan stres.

Sebagai orang tua Anda perlu mengetahui tanda-tanda anak Anda yang sedang stres. Anda harus pintar-pintar mengatur emosi dan perkataan Anda agar anak tidak lebih tertekan dan terlepas dari stres. Dalam hal ini Anda harus belajar beberapa hal, diantaranya:

- Mengenali penyebab stres anak Anda
Cari apa yang membuat anak Anda tertekan kemudian bertindaklah sebagai teman untuk mengurangi beban mereka.

- Berilah tanggapan yang membangun.
Jika ternyata nilai Ujian Nasional tidak sesuai dengan harapan maka Anda juga harus bisa membesarkan hati Anda sendiri termasuk membesarkan hati anak Anda. Siapkan kata-kata yang membangun agar anak tidak terlalu kecewa bahwa larut dalam stres berkepanjangan.

- Selesaikan masalah secepatnya.
Cari tahu apa masalah anak Anda khususnya yang membuat mereka stres. Jika sudah diketahui maka segera cari solusi sehingga anak tidak terlarut dalam tekanan dan bisa kembali normal seperti biasa.

- Mintalah bantuan orang lain.
Jika Anda merasa bahwa masalah tidak bisa dipecahkan sendiri maka minta bantuan orang lain. Mintalah bantuan kepada mereka yang sudah pernah mengalami hal serupa agar solusi dan saran lebih efektif.

Dengan tips tersebut diharapkan orang tua lebih paham terhadap apa yang sedang dihadapi oleh anak. Orang tua tidak boleh hanya menuntut atau memaksakan keinginan kepada anak namun juga perlu memahami apa yang diinginkan oleh anak.

Dengan adanya komunikasi yang baik maka hubungan orang tua dan anak akan lebih harmonis.

sumber


source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar